PEMANTAUAN KEJADIAN KEHAMILAN
Pemantauan Kejadian Kehamilan atau disingkat dengan PKH adalah program pemberdayaan masyarakat di Puskesmas Durenan untuk meningkatkan cakupan K1 murni. Tahapan yang dilakukan :
1. Penyusunan materi PKH
2. Pelatihan kader posyandu dan
posyandu sejumlah 186 orang
tentang :
a. Pengetahuan tentang PKH :
pengertian, tujuan, sasaran,
mekanisme,pencatatan
dan pelaporan
b. Pengetahuan tentang
perubahan tubuh
wanita hamil
c. Pengetahuan tentang
keluhan selama
hamil dan cara mengatasinya
d. Pengetahuan tentang
masa subur dan peristiwa
reproduksi wanita
e. Pencatatan dan pelaporan
PKH
3. Sosialisasi pada masyarakat
dan petugas kesehatan lain
tentang kegiatan PKH
4. Masing-masing kader
melaporkan minimal 3
sasaran yaitu pengantin
baru dan PUS tidak KB
kepada bidan desa.
Dengan demikian program
ini akan memantau setidaknya
558 wanita resiko hamil
(pengantin baru dan PUS
tidak KB) sehingga
begitu hamil segera diketahui
dan memeriksakan kehamilannya.
5. Setiap bulan kader mendatangi
sasaran tersebut dan mengisi
format yang telah disediakan.
6. Bidan desa melaksanakan evaluasi
format yang dikumpulkan oleh
kader tersebut
7. Bidan koordinator
melaksanakan evaluasi
hasil PKH
Dari hasil evaluasi sementara, program ini telah mampu meningkatkan cakupan K1 murni di Puskesmas Durenan
1. Penyusunan materi PKH
2. Pelatihan kader posyandu dan
posyandu sejumlah 186 orang
tentang :
a. Pengetahuan tentang PKH :
pengertian, tujuan, sasaran,
mekanisme,pencatatan
dan pelaporan
b. Pengetahuan tentang
perubahan tubuh
wanita hamil
c. Pengetahuan tentang
keluhan selama
hamil dan cara mengatasinya
d. Pengetahuan tentang
masa subur dan peristiwa
reproduksi wanita
e. Pencatatan dan pelaporan
PKH
3. Sosialisasi pada masyarakat
dan petugas kesehatan lain
tentang kegiatan PKH
4. Masing-masing kader
melaporkan minimal 3
sasaran yaitu pengantin
baru dan PUS tidak KB
kepada bidan desa.
Dengan demikian program
ini akan memantau setidaknya
558 wanita resiko hamil
(pengantin baru dan PUS
tidak KB) sehingga
begitu hamil segera diketahui
dan memeriksakan kehamilannya.
5. Setiap bulan kader mendatangi
sasaran tersebut dan mengisi
format yang telah disediakan.
6. Bidan desa melaksanakan evaluasi
format yang dikumpulkan oleh
kader tersebut
7. Bidan koordinator
melaksanakan evaluasi
hasil PKH
Dari hasil evaluasi sementara, program ini telah mampu meningkatkan cakupan K1 murni di Puskesmas Durenan
Komentar
Posting Komentar